KEINDAHAN GEDUNG LAWANG SEWU


Keindahan Gedung Lawang Sewu

     Gedung Lawang Sewu, merupakan salah satu icon kota Semarang, gedung ini terletak disudut jalan pandanaran dan jalan pemuda berdekatan dengan Monumen Tugu Muda. Sebuah keindahan arsitektur kuno ditengah kota, yang dapat mengantarkan kita pada kenangan masa kolonial Belanda. Sebuah pemandangan yang kontras, unik, menarik. dan tentunya akan sangat jarang sekali kita jumpai di kota-kota lain. Sebuah peninggalan sejarah yang sarat akan nilai seni arsitektur yang bernilai tinggi. Didalamnya akan kita jumpai desaign dan filosofi penuh makna. Bagaimana tidak, meskipun gedung  ini yang telah berusia seratus tahun lebih, namun masih tetap berdiri kokoh dengan seribu kenangan sejarah yang ada didalamnya.

     Lawang Sewu berarti seribu pintu, namun bukan berarti gedung ini memiliki jumlah pintu seribu. Memang gedung ini memiliki begitu banyak pintu dan jendela-jendela  yang lebar menyerupai sebuah pintu. Oleh karena itulah masyarakat sering menyebutnya sebagai Gedung Lawang Sewu  atau dalam bahasa Indonesianya Gedung Pintu Seribu.

     Gedung Lawang Sewu ini dibangun pada tahun 1904 oleh arsitektur Belanda  Prof Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan BJ Quendag, yang pada masa itu digunakan untuk kantor Pusat Kereta Api swasta - Nederlands Lindische Spoorway Maatshappij (NIS). Sehingga sangat masuk akal sekali jika semua struktur bangunan, jendela, ornamennya mengadopsi arsitektur Belanda. Konon hampir semua material untuk membuat gedung ini didatangkan dari Belanda. Dan perlu kita ketahui juga sampai saat ini hampir semua bagian gedung itu pun masih terawat dengan baik. Dalam benak kita tentu penasaran, material seperti apa sih yang digunakan sehingga sampai usia seratus tahun lebih gedung itu masih tetap berdiri dengan kokohnya...?. Penasaran juga bukan...?

     Gedung Lawang Sewu terdiri atas dua lantai dan satu lantai bawah tanah. Jika kita memasuki dari pintu utama menuju ke klantai dua, maka akan kita jumpai sebuah dinding kaca grafir bergambar ornamen dua wanita muda, indah penuh warna yang tentunya masih dijamin keaslianya. Semakin kita masuk kedalam maka  akan terbawa pada kenangan masa kolonial Belanda, yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Karena keindahanya itulah sehingga gedung ini sering digunakan untuk foto pre wedding dan digunakan sebagai latar dalam pembuatan film masa lampau. 
Begitu kita memasuki lantai bawah tanah akan kita jumpai sebuah ruangan kosong, gelap dan dialiri air dibawah lutut orang dewasa. Jangan takut karena disana akan disediakan sepatu boot dan senter oleh pihak pengelola. Dulu ruangan itu dimaksudkan sebagai pendingin ruangan dan sebagai sarana melindungi gedung dari bahaya banjir, selain itu juga digunakan sebagai tempat persembunyian dari serangan musuh. Pada masa penjajahan Jepang ruangan ini digunakan sebagai penjara bawah tanah.

 Keindahan Gedung Lawang Sewu.    
     Sebuah gedung yang memiliki nilai seni dan filosofi yang tinggi. Akan sangat jarang kita temui pada masa-masa sekarang ini, sebuah bangunan yang dapat bertahan hingga ratusan tahun. Kita akan menemukan sebuah pengalaman yang langka dan unik didalamnya. Sebuah pengalaman tersendiri dapat menikmati karya besar masa lampau yang pada hari ini masih berdiri dengan kokoh. 

     Untuk menemukan gedung ini pun kita takkan merasa kerepotan karena yang letaknya ada di tengah kota Semarang, searah dengan kawasan Simpang Lima. Disitu akan sangat mudah kita temukan Hotel tempat menginap, dan pusat oleh-oleh khas semarangan seperti bandeng presto, lumpia, batik semaranga, dan lain sebagainya.Temukan pengalaman yang tak terlupakan di Gedung Lawang Sewu.
Keindahan Gedung Lawang Sewu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar